ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 2 No. 12 (2024): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Desember 2024

Mengatasi Stereotip Etnis dan Resistensi Sosial melalui Pendidikan Agama Islam: Studi Kasus Komunitas Madura dan Tionghoa di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Murdianto (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi stereotip etnis dan resistensi sosial antara komunitas Madura dan Tionghoa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia. Relasi antaretnis di wilayah multikultural sering menghadapi tantangan berupa prasangka, eksklusivisme sosial, dan jarak interaksi yang berpotensi menghambat kohesi sosial. Dalam konteks tersebut, PAI memiliki potensi strategis sebagai instrumen transformasi nilai melalui internalisasi ajaran Islam tentang ukhuwah, keadilan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi di beberapa sekolah menengah, madrasah, serta komunitas masyarakat di NTB. Informan terdiri atas guru PAI, tokoh masyarakat, siswa, dan perwakilan komunitas Madura serta Tionghoa. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stereotip etnis muncul dalam bentuk labeling ekonomi, prasangka budaya, dan segregasi sosial. Namun, implementasi PAI berbasis multikultural melalui dialog lintas budaya, pembelajaran kolaboratif, serta keteladanan guru terbukti mampu menurunkan prasangka dan meningkatkan interaksi sosial positif. Kendala utama meliputi kurikulum yang masih normatif, minimnya pelatihan guru, dan keterbatasan ruang perjumpaan antar kelompok. Penelitian ini merekomendasikan rekonstruksi pembelajaran PAI yang lebih kontekstual dan inklusif guna memperkuat harmoni sosial di masyarakat plural.

Copyrights © 2024