Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pencapaian ketuntasan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan Geogebra secara klasikal dan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan model pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) berbantuan Geogebra dibandingkan siswa yang menerima model pembelajaran langsung pada materi Teorema Pythagoras. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yaitu pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII semester genap di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu kelas VIII C dan VIII H. Pemilihan sampel menggunakan cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, tes, dan angket. Uji hipotesis pertama dengan uji proporsi diperoleh Zhitung = 0,210 kurang dari sama dengan Ztabel = -1,645 sehingga H0 diterima. Pada pengujian hipotesis kedua menggunakan uji Independent Sample t-Test diperoleh Thitung = 2,167 kurang dari Ttabel = 2,001 sehingga H0 ditolak. Hasil penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Missouri Mathematic Project (MMP) berbantuan Geogebra mencapai ketuntasan secara klasikal. Lebih lanjut, kemampuan pemecahan masalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Missouri Mathematic Project (MMP) berbantuan Geogebra lebih baik dibandingkan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung.
Copyrights © 2025