Social Sciences Journal (SSJ)
Vol. 2 No. 4 (2024): Vol.2,No.4,Oktober 2024

KAJIAN LITERATUR FILOSOFI PENDIDIKAN VOKASIONAL MENURUT TEORI PROSSER (1925) BERBASIS DUNIA KERJA

Irwanto Irwanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2024

Abstract

Implementasi pendidikan vokasional di Indonesia saat ini merujuk pada Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam pelaksanaan pendidikan kejuruan di Indonesia, masih mengadopsi teori yang dikembangkan oleh Charles Prosser (1925) dikenal dengan 16 filosofi pendidikan vokasional. Sedangkan dalam PP 19 Tahun 2005 yang menjelaskan tentang pendidikan kejuruan lebih mengarah kepada filosofinya pragmatisme oleh mahzab Dewey. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualititatif, dengan metode yang digunakan untuk pengkajian ini adalah studi literatur. Pengumpulan data atau sumber literatur dengan menggunakan metode library research dengan berbagai sumber ilmiah dalam bentuk buku, artikel ilmiah serta literature yang sesuai dengan topik yang diambil. Kemudian data atau informasi yang diperoleh dikumpulkan, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur. Dalam berpikir kritis untuk memberikan gambaran mengenai landasan filosofi pendidikan vokasional di Indonesia sangat diutamakan. Konteks Pendidikan vokasional di Indonesia, dasar filosofi ini merujuk pada teori Prosser (1925) yang tertanam dalam kurikulum berbasis kompetensi yang menitikberatkan pada penguasaan kompetensi yang relevan dengan dunia industri. Adapun hasil yang ditemukan bahwa teori Charles Prosser (1925) dikenal dengan 16 filosofi pendidikan vokasional sebenarnya sebagian saja yang bisa diterapkan di pendidikan vokasional di Indonesia. Perlu diketahui bahwa tujuan utama pendidikan vokasional adalah mempersiapkan lulusannya untuk memasuki dunia industri atau dunia kerja. Sehingga dalam pemikiran tokoh filosofis pendidikan vokasional di Indonesia untuk dapat mewujudkan pendidikan vokasional seharusnya dibutuhkan suatu proses kerjasama antara puhak pendidikan vokasional dengan pihak industri. Sesuai dengan tujuan pendidikan vokasional maka diharapkan pemangku pendidikan vokasional harus lebih memahami secara riil bukan Cuma dengan teori semata saja. Teori Charles Prosser (1925) dikenal dengan 16 filosofi pendidikan vokasional bisa dijadikan sebagai referensi untuk kemajuan pendidikan vokasional di Indonesia.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

SSJ

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences

Description

Social Sciences Journal publishes papers in the field of public administration science that contribute to the development of human resource management, performance management, local government systems, leadership, financial administration, and public policy. We accept mainly research-based articles ...