Penelitian ini menganalisis keberhasilan pengusaha wanita di Pasar Kodam Brawijaya, Surabaya, dalam mengelola dan mengembangkan usaha kecil di sektor informal. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data keuangan dan indikator kinerja, seperti rasio likuiditas (CR), leverage (DER, DR), profitabilitas (ROE, ROA, NPM), serta arus kas operasional (CFS, CFA). Hasil menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar pengusaha menghadapi tantangan berupa persaingan pasar, fluktuasi daya beli, dan keterbatasan akses modal, mereka mampu beradaptasi melalui kolaborasi dan inovasi. Uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test mengidentifikasi peningkatan signifikan pada kinerja beberapa rasio keuangan setelah periode tertentu. Selain itu, kolaborasi antar pengusaha memainkan peran penting dalam efisiensi pengelolaan sumber daya dan diversifikasi produk. Untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka, diperlukan pelatihan kewirausahaan, akses modal yang lebih luas, dan pemanfaatan teknologi digital. Dengan pendekatan ini, pengusaha wanita dapat memperluas pasar mereka dan meningkatkan daya saing di sektor usaha kecil dan menengah.Kata Kunci: Pengusaha Wanita, Kinerja Keuangan, Pasar Kodam Brawijaya
Copyrights © 2025