Proyek Pembangunan Rusunawa Petahunan Kota Pasuruan terdiri dari dua gedung masingmasing 5 lantai dengan luas 1152 m2 per gedung. Proyek tersebut menggunakan struktur beton bertulang sistem pra-cetak fabrikasi lapangan dengan menggunakan bekisting kayu kelas II. Dengan dana pembangunan yang terbatas maka diperlukan suatu optimasi diantaranya adalah optimasi bekisting dan juga diperlukan suatu inovasi desain yaitu menggunakan bekisting baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan bekisting pelat baja dan menentukan jumlah maksimal bekisting yang dapat diproduksi dengan memperhatikan kendala yang ada dan optimasi jumlah bekisting menggunakan program linier. Hasil analisis diperoleh pembuatan bekisting baja menggunakan pelat baja dengan tebal pelat 5mm, plat strip 19 mm x 50 mm, dan plat siku 50 x 50 x 6. Umur penggunaan bekisting baja lebih lama dibandingkan dengan penggunaan bekisting kayu. Biaya yang dibutuhkan dari bekisting kayu berdasarkan perhitungan RAB sebelum dioptimasi sebesar Rp. 92,502,040 dan biaya yang dibutuhkan dari alternatif bekisting baja sebelum dioptimasi sebesar Rp. 237,380,819. Biaya bekisting kayu setelah dioptimasi dan dikalikan dengan jumlah pergantian bekisting sebesar Rp. 342.153.654, sedangkan biaya bekisting baja setelah dioptimasi dan dikalikan dengan jumlah pergantian bekisting sebesar Rp. 163.149.015
Copyrights © 2025