Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perbandingan Metode Half Slab Dan Konvensional Pada Pengecoran Metal Deck Jembatan Ciujung Km 56+700 S.D Km 57+150 Jalan Tol Tangerang-Merak Putri, Cintri Anjani Rahmada; Rohmah, Laila Nur
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelat lantai merupakan salah satu komponen struktur pada konstruksi jembatan. Umumnya perkuatan pelat jembatan menggunakan tulangan transversal, namun dengan digunakannya material metal deck menjadi solusi untuk mengurangi kebutuhan tulangan dan sekaligus menghemat biaya penggunaan bekisting. Pada penelitian ini dibahas mengenai perbedaan tahap pengecoran pelat lantai jembatan menggunakan metode half slab dan konvensional dari segi biaya dan waktu pelaksanaan. Dengan diterapkannya metode half slab, maka proses pengecoran beton dibagi menjadi dua tahap tanpa menggunakan perancah. Pada metode konvensional tahap pengecoran pelat jembatan dilakukan dalam satu kali tahapan dengan menggunakan perancah. Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pekerjaan struktur atas jembatan dengan metode half slab adalah sebesar Rp 23.481.988.950,00, sedangkan metode konvensional menghabiskan biaya sebesar Rp 24.011.552.190,00. Dari kedua metode tersebut maka metode half slab lebih hemat Rp 529.563.240,00 atau jika dinyatakan dalam prosentase yaitu besarnya 2,26%. Dari segi durasi waktu pelaksanaan, penerapan metode half slab menghabiskan waktu 38 hari kerja, sedangkan pada metode konvensional menghabiskan waktu 45 hari kerja atau 7 hari lebih lama. Prosentase perbedaan durasi dari dua metode tersebut adalah 18,42%.
Analisis Kelayakan Finansial Pengembangan Gedung Dormitory Di Politeknik Astra Cintri Anjani Rahmada Putri; Jin, Oei Fuk
Jurnal Karajata Engineering Vol. 5 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/karajata.v5i1.3547

Abstract

The high demand for dormitories at Astra Polytechnic will keep rising in tandem with the growing student body. Investment for another tower building is required and also will have an impact on dormitory rental prices. The purpose of this study is to find out the evaluation of the feasibility of building a new dormitory building in terms of financial aspects and to calculate the appropriate dormitory room rental price for the dormitory building using a forecasting method. The research results show that the project is declared financially feasible because the IRR value is greater than the MARR, which is 7.8% > 6.875%, and the payback period is 19.38 years. The results were obtained with an adjusted rental price, where rental rates increase by 10% per year from the second to the fifth year. Following the development of the second dormitory tower in the sixth year, rental prices must increase by 20% annually until the end of the investment period in the 20th year
ANALISIS KINERJA WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE EARNED VALUE PADA PROYEK X DI JAWA BARAT Cintri Anjani Rahmada Putri
Technologic Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i2.359

Abstract

Project control is a very important function in implementing a construction project. In project implementation, there may be delays, acceleration, or in accordance with the project plan schedule. Delays or acceleration of projects can provide advantages or disadvantages. One method that can be used to avoid losses in a project is to use the earned value method. This method involves the use of cost budget plans, unit price analysis and project progress reports to obtain BCWS (Budgeted Cost of Work Schedule), BCWP (Budgeted Cost of Work Performance), and ACWP (Actual Cost of Work Performed). Research begins with collecting data, carrying out analysis, and concluding the results from the collected data. The purpose of this research is to estimate the time and costs that will be required and to project the costs and time required to complete the project. From the calculation results of applying the earned value method, it is known that the results of the review up to the 40th week showed that the BCWS value = Rp. 172,020,918,000.- ; BCWP = Rp. 147,714,360,000.-; ACWP = Rp. 120,240,052,674.-, while the schedule variance value up to week 40 is negative and the cost variance value is positive. For the calculation results, the estimated final completion time is 56 weeks with an estimated completion time of 54 weeks and the calculation results estimate the final completion cost of Rp. 186.130.112.499.- with a planned budget of Rp. 206,000,000,000.00. From the results it is known that the work was late but experienced cost savings.
EVALUASI QUANTITY TAKE OFF PEKERJAAN ARSITEKTUR PROYEK CSR MASJID JAMI MEDAN SATRIA MENGGUNAKAN AUTODESK REVIT 2020 Arissaputra, Sofian; Anjani Rahmada Putri, Cintri; Adien Fahrezy, Febrian
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.407

Abstract

Building Information Modeling (BIM) membawa banyak keuntungan pada desain bangunan. Namun, BIM hadir dengan risiko yang harus dipertimbangkan oleh seorang profesional desain. Revit adalah software BIM dari Autodesk untuk desain arsitektural, struktural dan mekanikal, elektrikal dan plumbing (MEP). Dengan software ini, pengguna dapat mendesain bangunan dari struktur sampai MEP dengan memodelkan komponen 3D dan menampilkan gambar kerja 2D serta menganalisis Quantity Take Off (QTO) secara bersamaan di setiap disiplin pekerjaan. Metode QTO pada penelitian ini adalah dengan menggambar ulang gedung secara 3D menggunakan Revit dan membandingkan dengan hasil perhitungan menggunakan gambar 2D. Total rencana anggaran biaya (RAB) yang dihitung menggunakan software Autodesk Revit 2020 pada proyek CSR Masjid Jami Medan Satria adalah sebesar Rp 4.056.410.367,56. Sedangkan perhitungan yang didapat dari dokumen proyek adalah Rp 4.130.240.091,68. Berdasarkan hasil analisis, terdapat selisih biaya antara perhitungan menggunakan software Revit 2020 dengan dokumen proyek sebesar Rp 73.829.724,09. Ditinjau berdasarkan persentase, hasil bill off quantity yang diperoleh dari software Revit 2020 menggunakan konsep Building Information Modeling (BIM) lebih rendah 1,788% dari dokumen proyek. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Revit 2020 di desain gedung penting untuk dipertimbangkan dari segala aspek karena lebih detail dan akurat.
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB SISA MATERIAL PEKERJAAN STRUKTUR PADA PROYEK KONSTRUKSI Anjani Rahmada Putri, Cintri; Arissaputra, Sofian
Technologic Vol 13 No 2 (2022): Thirteenth Volume of the Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v13i2.408

Abstract

Penelitian ini membahas analisis faktor penyebab sisa material pekerjaan struktur pada proyek konstruksi menggunakan program SPSS. Sebelum melakukan analisis, dilakukan pengujian uji normalitas, validitas, dan hasil uji reliabilitas. Dari hasil uji normalitas didapatkan bahwa Sig. < 0,05 sehingga penelitian ini menggunakan statistika non parametrik yang metodenya adalah Rank Spearman dan Kendall. Pada uji validitas, didapatkan bahwa semua variabel yang ditinjau lebih besar daripada 0,316 dan pada uji reliabilitas, nilai Cronbach Alpha dari semua variabel lebih besar daripada 0,6. Hal ini menunjukkan variabel-variabel yang digunakan valid dan reliable. Kemudian, untuk korelasi penyebab dan persentase material digunakan Uji Korelasi Rank Spearman dan didapatkan bahwa metode pekerjaan kayu bekisting adalah cukup berpengaruh terhadap sisa material karena nilai korelasi sebesar 0,406. Selanjutnya untuk persentase pekerjaan bekisting, material sisa dengan persentase terbesar adalah paku senilai 41%, pekerjaan pembesian, sisa material kawat bendrat senilai 58%, dan pekerjaan pengecoran, sisa material pasir dan split adalah sebesar 27%. Adapun faktor utama dari sisa material konstruksi adalah sisa pemotongan yang tidak dapat digunakan kembali, perubahan desain, dan metode pelaksanaan konstruksi. Bentuk pencegahan yang dapat meminimalisir sisa material pekerjaan struktur adalah melakukan pengecekan berkala (monitoring) dan meningkatkan koordinasi antara personil pelaksana proyek.
SIMULASI MONTE CARLO DAN REAL OPTION VALUATION PADA PERHITUNGAN KELAYAKAN FINANSIAL DORMITORY POLITEKNIK ASTRA Rahmada Putri, Cintri Anjani; Wisnu Prabowo, Andry
Technologic Vol 14 No 1 (2023): Fourteenth Volume of The Technology Series
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v14i1.424

Abstract

Simulasi Monte Carlo adalah metode yang digunakan dalam memodelkan dan menganalisa sistem yang mengandung resiko dan ketidakpastian. Pada bidang manajemen proyek, simulasi Monte Carlo dapat mengkuantifikasi akibat-akibat dari resiko dan ketidakpastian yang umum terjadi biaya sebuah proyek. Metode Real Option merupakan metode valuasi proyek yang dapat mengandung unsur ketidakpastian dan juga strategi investasi pada proyek yang akan dijalankan. Ketidakpastian ini ditandai dengan adanya perubahan nilai proyek dari waktu ke waktu. Sehingga metode ini dipilih untuk membantu dalam menentukan ekspektasi pembiayaan proyek yang lebih realistis. Tulisan ini mengaplikasikan tiga metode yaitu metode Net Present Value (NPV), Monte Carlo dan model binomial lattice dalam mensimulasikan pembiayaan sebuah proyek dengan menggunakan program Microsoft Excel. Hasil dari perhitungan NPV didapatkan nilai Rp21.625.080.782, -. Akurasi hasil simulasi Monte Carlo pada tulisan ini ditunjukkan oleh tingkat kesalahan sebesar 2% dengan hasil Rp 11.784.060.280, - dan hasil analisis ROV menunjukkan nilai Rp 21.263.000.000,-. Sehingga, nilai NPV paling kecil didapatkan pada perhitungan Monte Carlo.
OPTIMASI BEKISTING PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUSUNAWA BERBASIS DESAIN PROTOTYPE T-24 PETAHUNAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS Cintri Anjani Rahmada Putri
Technologic Vol 16 No 1 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v16i1.457

Abstract

Proyek Pembangunan Rusunawa Petahunan Kota Pasuruan terdiri dari dua gedung masingmasing 5 lantai dengan luas 1152 m2 per gedung. Proyek tersebut menggunakan struktur beton bertulang sistem pra-cetak fabrikasi lapangan dengan menggunakan bekisting kayu kelas II. Dengan dana pembangunan yang terbatas maka diperlukan suatu optimasi diantaranya adalah optimasi bekisting dan juga diperlukan suatu inovasi desain yaitu menggunakan bekisting baja. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan bekisting pelat baja dan menentukan jumlah maksimal bekisting yang dapat diproduksi dengan memperhatikan kendala yang ada dan optimasi jumlah bekisting menggunakan program linier. Hasil analisis diperoleh pembuatan bekisting baja menggunakan pelat baja dengan tebal pelat 5mm, plat strip 19 mm x 50 mm, dan plat siku 50 x 50 x 6. Umur penggunaan bekisting baja lebih lama dibandingkan dengan penggunaan bekisting kayu. Biaya yang dibutuhkan dari bekisting kayu berdasarkan perhitungan RAB sebelum dioptimasi sebesar Rp. 92,502,040 dan biaya yang dibutuhkan dari alternatif bekisting baja sebelum dioptimasi sebesar Rp. 237,380,819. Biaya bekisting kayu setelah dioptimasi dan dikalikan dengan jumlah pergantian bekisting sebesar Rp. 342.153.654, sedangkan biaya bekisting baja setelah dioptimasi dan dikalikan dengan jumlah pergantian bekisting sebesar Rp. 163.149.015
EFISIENSI MATERIAL PEKERJAAN ARSITEKTURAL PADA PEMBANGUNAN KONSTRUKSI RUMAH TINGGAL DI CLUSTER X Cintri Anjani Rahmada Putri; Jalasena, Syawal Syahputra
Technologic Vol 16 No 2 (2025): TECHNOLOGIC
Publisher : LPPM Politeknik Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/technologic.v16i2.498

Abstract

Permasalahan umum pada proyek konstruksi adalah ketidakefisiensian dan timbulnya sisa material (waste material). Meskipun tidak selalu terlihat secara nyata, dampaknya dapat signifikan apabila terjadi secara terus-menerus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis material yang paling banyak terbuang, menganalisis faktor penyebab terjadinya waste material, serta mengevaluasi upaya pencegahan yang diterapkan di lapangan. Metode yang digunakan merupakan kombinasi pendekatan kualitatif dengan data diperoleh melalui survei menggunakan kuesioner kepada supervisor proyek konstruksi. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal (nilai Sig. < 0,05) sehingga digunakan analisis statistik non-parametrik dengan Uji Korelasi Rank Spearman. Seluruh variabel dinyatakan valid (r hitung > r tabel = 0,349) dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,883. Jenis waste material terbanyak adalah bata ringan (20,36%) dan batu bata (6%). Faktor utama penyebab waste meliputi informasi desain yang kurang lengkap, ketidaksesuaian spesifikasi material, serta ketidaktepatan distribusi material di lapangan. Upaya pencegahan efektif meliputi pengecekan kuantitas material secara berkala, pembelian sesuai kebutuhan proyek, serta penyediaan informasi dan gambar kerja yang jelas. Analisis korelasi menunjukkan hubungan signifikan antara kejelasan informasi desain dengan waste material pada batu bata.