Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan guru dan siswa dalam pembelajaran kimia melalui pengembangan bahan ajar berupa buku penuntun praktikum berbasis guided inquiry yang dipadukan dengan video pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai tahap awal dalam proses pengembangan bahan ajar inovatif yang mendukung kegiatan eksperimen siswa di laboratorium. Subjek penelitian terdiri dari guru kimia dan siswa SMA Swasta Methodist El Shadday Perbaungan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru dan penyebaran angket kepada siswa menggunakan Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah belum memiliki buku penuntun praktikum kimia yang sistematis dan berbasis model pembelajaran. Selama ini, kegiatan praktikum hanya didukung oleh Lembar Kerja Siswa (LKS) buatan guru, sehingga pelaksanaannya kurang terstruktur dan belum optimal dalam membantu pemahaman konsep kimia maupun pengembangan keterampilan proses sains siswa. Selain itu, belum tersedia media pendukung seperti video pembelajaran yang dapat menambah minat dan pemahaman siswa terhadap materi praktikum. Temuan ini diperkuat oleh data bahwa 77% siswa menyatakan tertarik dan membutuhkan menggunakan buku penuntun praktikum, serta 95% siswa menyetujui pengembangan buku penuntun praktikum kimia berbasis guided inquiry yang dilengkapi dengan video pembelajaran. Hasil ini menjadi landasan penting bagi pengembangan bahan ajar yang lebih efektif dan bermakna dalam menunjang kualitas pembelajaran kimia di laboratorium
Copyrights © 2025