Jurnal InterAct
Vol 4, No 2 (2015): Jurnal InterAct

Analisis Semiotika Roland Barthes pada Jurnalisme Online

Dudi Sabil Iskandar (Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Budi Luhur)
Rini Lestari (Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Budi Luhur)



Article Info

Publish Date
11 Nov 2015

Abstract

Media massa mengalami beberapa tahap perubahan, transformasi, dan bahkan metamorfosis. Bermula dari surat kabar, buku, film, radio, televisi, dan internet. Media massa yang terakhir, internet, kemudian mempopulerkan istilah media baru (new media). Kehadiran internet selanjutnya mengubah secara drastis dan dramatis perkembangan media massa. Setidaknya internet memicu dua perubahan mendasar di media. Pertama, substansi media, yaitu proses jurnalistik. Kedua, bentuk atau format organisasi media.Perubahan mendasar pada jurnalisme media lantas memunculkan terminologi mengenaskan bernama krisis jurnalisme meski kata ‘krisis’ dipandang berlebihan. Krisis jurnalisme didiagnosis meliputi serangkaian masalah, yaitu, yang berkaitan dengan waktu, uang, otonomi, dan perubahan budaya.Dalam era kapitalisme modern, percepatan dan kecepatan sudah merasuk ke semua aspek kehidupan manusia, termasuk dunia jurnalisme. Kecepatan dan percepatan telah menyeret jurnalisme ke dalam pusaran kompetisi global. Di sinilah lidah api kapitalisme menyambar dan membakar jurnalisme. Berita sebagai unsur atau pilar pokok atau inti dari jurnalisme menjadi komoditas.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

fiabikom

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

The articles and themes presented in the journal have the goal to increase the understanding of the importance of communication and in developing new concepts to provide solutions in implementing communication science in ...