Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan mendasar dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Dalam konteks ini, kurikulum tidak lagi hanya berfungsi sebagai dokumen administratif, melainkan menjadi instrumen strategis yang adaptif dan responsif terhadap perubahan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi model pengembangan kurikulum di era digital dengan meninjau relevansi teori pengembangan kurikulum dan praktik implementasinya di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan (library research) dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku akademik, dokumen kebijakan, dan laporan penelitian terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa model Research and Development (R&D), konstruktivisme, dan konektivisme sangat relevan untuk memperkuat fleksibilitas dan adaptivitas kurikulum, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam pembelajaran. Praktik implementasi di lapangan menunjukkan efektivitas penerapan model kurikulum digital, meskipun masih dihadapkan pada tantangan seperti kesenjangan infrastruktur, literasi digital pendidik yang belum merata, dan keterbatasan akses di wilayah 3T. Kesimpulannya, transformasi kurikulum digital memerlukan sinergi antara teori, kebijakan, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan infrastruktur pendidikan agar tercipta sistem pembelajaran yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025