Penelitian ini bertujuan mengeksplorasitantangan serta peran ekonomi kreatif dalammeningkatkan pariwisata lokal di Desa Sukarara, Lombok Tengah. Desa ini dikenal dengan kerajinantenun tradisional yang telah menjadi identitas budayasekaligus sumber pendapatan masyarakat. Metodepenelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptifmelalui wawancara mendalam, observasi, dandokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasektor tenun memiliki kontribusi strategis dalammenarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Pascapandemi COVID-19, pendapatan pelaku usahameningkat signifikan, meskipun pencatatan keuanganmasih minim. Tantangan utama yang dihadapi meliputiketerbatasan promosi digital, rendahnya minat generasimuda dalam melanjutkan tradisi menenun, sertalemahnya pencatatan usaha secara formal. Pemerintahdesa berperan penting dalam pelestarian budayamelalui festival Begawe Jelo Nyesek, penyediaaninfrastruktur, dan dukungan pelatihan. Implikasipenelitian ini menegaskan bahwa ekonomi kreatif tidakhanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapijuga memperkuat identitas budaya dan daya saingpariwisata berkelanjutan.
Copyrights © 2024