Autoimmune Hemolytic Anemia (AIHA) merupakan kondisi langka yang ditandai dengan penghancuran eritrositoleh sistem imun tubuh sendiri. Pada pasien talasemia, komplikasi ini memperumit proses transfusi karena adanyaantibodi autoimun yang menyebabkan aglutinasi dan inkompatibilitas darah donor. Penelitian ini bertujuan untukmenggambarkan proses penanganan pemeriksaan serologis pada kasus AIHA tipe warm pada pasien penyandangtalasemia di UTD PMI Kabupaten Bekasi. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif berbasis laporan kasusdari kegiatan Praktik Kerja Lapangan mahasiswa Akademi Bakti Kemanusiaan PMI Jakarta. Pemeriksaan yangdilakukan meliputi golongan darah, Direct Coombs Test (DCT), skrining antibodi, identifikasi antibodi, crossmatch,dan teknik pre-warm. Hasil menunjukkan adanya autoaglutinasi yang mengganggu pembacaan pemeriksaan, DCTpositif, serta antibodi non-spesifik yang bereaksi terhadap sebagian besar panel sel donor. Teknik pre-warmterbukti membantu mengurangi interferensi aglutinasi, meskipun tidak sepenuhnya menghilangkan reaktivitas.Pemilihan unit darah dengan hasil crossmatch paling lemah dilakukan secara hati-hati atas dasar pertimbanganklinis. Penanganan kasus seperti ini membutuhkan pendekatan serologis yang komprehensif serta koordinasiintensif antara laboratorium dan klinisi untuk menjamin keamanan transfusi.
Copyrights © 2023