Tembilahan sedang mengembangkan industri kerajinan dan makanan lokal yang berpotensi mendorong UMKM. Namun, pengembangannya terhambat oleh banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk pelatihan, serta tidak memiliki tempat usaha yang layak, terutama bagi mereka yang kekurangan modal untuk menyewa atau membeli ruang usaha. Menurut Bappeda Indragiri Hilir, fasilitas produksi dan ruang pamer masih kurang. Karena itu, diperlukan UMKM Center yang mendukung pertumbuhan usaha serta memperkuat daya saing lokal dan global. Fasilitas ini juga akan meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi. Pendekatan arsitektur Neo-Vernakular digunakan untuk menjaga identitas lokal dan menyesuaikan dengan konteks budaya setempat, diterapkan dengan penggunaan bentuk bangunan tradisional seperti rumah panggung, atap limasan, material lokal, serta elemen khas melayu. Pendekatan ini memungkinkan bangunan tetap fungsional dan modern, serta selaras dengan iklim tropis dan karakter di Tembilahan
Copyrights © 2024