Pengembangan kewirausahaan santri harus dilakukan oleh pondok pesantren untuk kemajuan perekonomian guna menopang laju kesejahteraan bagi seluruh santri, dan seluruh civitas akademik, hal tersebut tidak menafikan kebiasaan kegiatan yang ada di pondok pesantren pada umunya, yaitu sekolah, ngaji dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat membentuk karakter anak yang menjadi lebih baik. Aktivitas ekonomi salah satu sarana untuk hidup sejahtera. Sementara hidup yang sejahtera adalah anjuran agama. Dengan demikian, upaya pencapaian kesejahteraan hidup melalui aktivitas ekonomi adalah anjuran agama. Pesantren sebagai lembaga yang mengiringi dakwah Islam di Indonesia memiliki pandangan yang bermacam-macam. Pesantren banyak dipandang sebagai lembaga pembinaan moral, lembaga dakwah, pendidikan islam juga sebagai lembaga sosial yang juga banyak mengalami tantangan, baik eksternal maupun internal. Pemberdayaan ekonomi masyarakat yang terarah oleh podok pesantren bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dan kemandirian sejak dini pada santri-santrinya. Hal tersebut dilakukan dengan memberikan kebebasan kepada masing-masing santri untuk dapat menentukan jalan hidup mereka sendiri dalam kemandirian dengan berlandaskan islami yang hakiki. Kemandirian masyarakat merupakan suatu kondisi yang dialami oleh masyarakat yang ditandai dengan kemampuan memikirkan, memutuskan serta melakukan sesuatu yang dipandang tepat dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi berdasarkan kemampuan yang dimiliki.
Copyrights © 2024