Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk; 1) Untuk mengetahui interaksi masyarakat lokal terhadap wisatawan asing.2) Untuk mengetahui bagaimana masyarakat lokal beradaptasi dengan budaya asing. 3) Untuk mengetahui dampak dan tantanganĀ yang dirasakan masyarakat lokal yang disebabkan oleh banyaknya wisatawan asing dengan bebagai latar belakang budaya yang berbeda dengan budaya mereka. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian iniĀ dilakukan dengan keknik observasi, wawancara langsung, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; 1) Masyarakat lokal Kampoeng Karst Rammang-Rammang menjalin interaksi aktif dengan wisatawan asing dalam bentuk transaksi ekonomi dan pertukaran budaya. Meskipun terdapat kendala komunikasi, khususnya dalam penggunaan bahasa asing, masyarakat berusaha menyesuaikan diri secara bertahap. 2) Adaptasi yang dilakukan meliputi peningkatan kemampuan berbahasa asing, penyesuaian sikap sosial, serta pemeliharaan nilai-nilai budaya lokal. Di sisi lain, masyarakat juga menunjukkan sikap selektif terhadap budaya asing, dengan menolak secara halus perilaku atau kebiasaan yang dianggap bertentangan dengan norma lokal. 3) Dampak pariwisata dirasakan secara ekonomi maupun sosial budaya: ekonomi masyarakat meningkat, namun tantangan terhadap kelestarian budaya dan kebersihan lingkungan juga muncul. Dengan demikian, adaptasi kultural yang dilakukan mencerminkan upaya masyarakat dalam mempertahankan identitas budaya di tengah arus globalisasi pariwisata.
Copyrights © 2025