Penelitian ini memiliki tujuan dalam peningkatan kosakata peserta didik di kelas II SDN2 Panjerejo dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui media teka-teki silang. Indikasi rendahnya penguasaan kosakata peserta didik menunjukkan perlunya tindakan pembelajaran guna meningkatkan kualitas serta makna proses belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas berdasarkan model Kemmis dan Mc. Taggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus mencakup empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan berupa hasil belajar peserta didik terkait penguasaan kosakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, tingkat ketuntasan klasikal mencapai 68,96%, yang masih tergolong rendah. Namun, pada siklus II, indikator keberhasilan terpenuhi dengan tingkat ketuntasan klasikal meningkat menjadi 86,20%, yang masuk dalam kategori baik. Dengan demikian, pembelajaran pada siklus II telah memenuhi standar ketuntasan minimal yang ditetapkan. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media teka-teki silang secara signifikan dapat meningkatkan penguasaan kosakata peserta didik dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.”
Copyrights © 2025