Penguatan kapasitas guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21 menjadi hal yang krusial, terutama dalam konteks pembelajaran Bahasa Inggris yang membutuhkan pendekatan inovatif dan relevan secara digital. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya integrasi pedagogis teknologi digital dalam praktik pembelajaran guru, di mana aplikasi ICT lebih sering digunakan sebatas alat bantu teknis. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis deep learning yang mengintegrasikan aplikasi Duolingo, Bamboozle, dan Kahoot secara strategis. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan implementasi, serta evaluasi berbasis observasi, kuesioner, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan reflektif. Guru mampu mengintegrasikan aplikasi interaktif ke dalam RPP serta memfasilitasi kegiatan belajar siswa yang lebih bermakna dan menyenangkan. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil mendorong transformasi pedagogis pada guru mitra dan memperkuat kesiapan mereka dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan peserta didik masa kini. Model pengabdian ini dapat direplikasi pada konteks madrasah atau sekolah lain yang memiliki tantangan serupa
Copyrights © 2025