Pariwisata merupakan salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jepang, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan Muslim di seluruh dunia, Pemerintah Metropolitan Tokyo secara aktif mendorong pengembangan wisata halal guna mengakomodasi kebutuhan pengunjung Muslim internasional. Pemerintah daerah menyadari potensi ekonomi dan budaya dari segmen ini, sehingga melaksanakan berbagai inisiatif strategis untuk menarik wisatawan Muslim.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah Jepang—khususnya di Tokyo—dalam implementasi Tourism Nation Promotion Basic Law tahun 2007 yang berkaitan dengan wisata halal, serta mengidentifikasi langkah kebijakan konkret yang diambil oleh Pemerintah Metropolitan Tokyo. penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, analisis dokumen, artikel ilmiah, dan publikasi resmi dari lembaga pariwisata Jepang. penelitian menunjukkan bahwa pemerintah, khususnya di tingkat metropolitan, berperan aktif dalam pengembangan wisata halal melalui kebijakan seperti sistem sertifikasi halal, penyediaan fasilitas ibadah, promosi destinasi ramah Muslim, serta pelatihan bagi pelaku industri pariwisata. Meskipun terdapat sejumlah tantangan, langkah-langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menciptakan lingkungan pariwisata yang inklusif dan ramah terhadap wisatawan Muslim. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai pentingnya integrasi nilai-nilai halal dalam pengembangan pariwisata global.
Copyrights © 2025