Olahraga berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik dan memengaruhi keseimbangan neurokimia otak, khususnya dopamin. Tujuan artikel ini ialah meninjau relasi antara olahraga, peningkatan dopamin, dan efeknya terhadap siklus menstruasi wanita, dengan penekanan pada aspek neuroendokrin dan reproduktif. Teknis yang dipakai ialah tinjauan literatur dari sejumlah studi terkini. Hasil review menunjukkan bahwa olahraga bisa meningkatkan kadar dopamin, yang berpotensi mengurangi gejala pramenstruasi (PMS) dan menstabilkan emosi selama siklus menstruasi. Namun, olahraga dengan intensitas tinggi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan stres fisiologis dan penurunan hormon reproduksi, berisiko mengganggu siklus menstruasi. Kesimpulannya, pemahaman tentang interaksi olahraga dan dopamin penting untuk merancang program latihan yang seimbang demi menjaga kesehatan neuroendokrin dan reproduksi wanita secara optimal.
Copyrights © 2025