Penelitian ini berfokus pada kajian dominasi narasi negara serta hadirnya kontra-narasi dalam historiografi Indonesia kontemporer dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan kritis yang menelaah beragam sumber, mulai dari buku teks, arsip, artikel ilmiah, karya sastra, hingga laporan penelitian sebelumnya. Analisis dilakukan dengan menelusuri dokumen dan menginterpretasikan wacana yang terkandung di dalamnya. Dari hasil kajian, teridentifikasi tiga pokok temuan: pertama, adanya reproduksi narasi hegemonik negara dalam ranah pendidikan dan kebijakan sejarah; kedua, munculnya bentuk resistensi masyarakat melalui kontra-narasi akademik, budaya, maupun media; dan ketiga, keterbatasan historiografi resmi dalam menghadirkan memori kolektif korban. Keseluruhan temuan ini menegaskan urgensi penggunaan pendekatan historiografi kritis guna memperluas pemahaman tentang sejarah, sekaligus memberi kontribusi bagi perbaikan kurikulum, peningkatan literasi historis, serta upaya rekonsiliasi sosial.
Copyrights © 2025