Isu rendahnya kualitas pembelajaran di SD wilayah Bekasi disebabkan oleh kurangnya pemahaman guru terhadap konsep pembelajaran mendalam dan minimnya penggunaan media presentasi interaktif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang media presentasi interaktif berbasis konsep deep learning. Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan hybrid learning yang meliputi pelatihan tatap muka, pendampingan daring, dan evaluasi bertahap. Strategi pelaksanaan dimulai dari tahap asesmen kebutuhan hingga evaluasi hasil karya guru. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam mengembangkan media presentasi interaktif dengan elemen presentasi interaktif, hyperlink, dan format kuis, serta pemahaman konsep pembelajaran mendalam. Evaluasi reaksi dan post-test memperlihatkan tingkat kepuasan tinggi dan penguasaan materi yang baik. Program ini menunjukkan bahwa intervensi berbasis pelatihan kontekstual efektif dalam mendukung transformasi praktik pembelajaran guru di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2025