Latar Belakang : Inovasi merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan dan daya saing UMKM, khususnya di sektor kuliner tradisional yang sarat nilai budaya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen inovasi produk kuliner tradisional di era digital melalui studi kasus pada UMKM di Sumatera Utara. Metode : Pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM di Kota Medan, Kabupaten Toba, dan Deli Serdang. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM melakukan inovasi melalui lima tahapan utama: eksplorasi nilai budaya lokal, perumusan inovasi produk, digitalisasi proses bisnis, implementasi adaptif, dan evaluasi berkelanjutan. Inovasi yang dilakukan tidak hanya mencakup produk dan kemasan, tetapi juga strategi promosi dan distribusi berbasis teknologi digital. Kesimpulan : Temuan ini dirumuskan dalam bentuk model manajemen inovasi yang bersifat siklis dan aplikatif, yang dapat dijadikan pedoman oleh pelaku UMKM dan pemangku kepentingan lainnya. Model ini menjadi kontribusi terhadap pengembangan manajemen inovasi berbasis kearifan lokal di tengah transformasi digital.
Copyrights © 2025