Combine harvester merupakan alat panen yang dapat meningkatkan efisiensi peroses panen, mengurangi biaya tenaga kerja, dan mengoptimalkan produktivitas pertanian. Namun, keputusan petani dalam mengadopsi mesin combine harvester dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor apa yang paling mempengaruhi minat petani dalam mengadopsi combine harvester diantara faktor usia, pendidikan, tingkat luas lahan, pengalaman usahatani, dan jumlah produksi di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model regresi logistik biner untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi minat petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi secara nyata dan signifikan terhadap minat petani adalah luas lahan dan jumlah produksi. Sedangkan variabel lain seperti usia, tingkat pendidikan, dan pengalaman berusahatani tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat petani dalam memutuskan menggunakan mesin combine harvester sebagai alat panen. Kesimpulanya luas lahan dan jumlah produksi tinggi merupakan variabel yang menentukan keputusan petani dalam menggunakan mesin combine harvester
Copyrights © 2025