Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik yang digunakan oleh calon legislatif (caleg) muda di Kota Medan dalam menghadapi Pemilu 2024. Dalam konteks politik lokal yang semakin kompetitif, kehadiran caleg muda membawa dinamika baru dalam proses kampanye dan pencitraan diri di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa caleg muda dari berbagai partai politik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caleg muda cenderung memanfaatkan media digital, khususnya platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai sarana utama untuk menjangkau pemilih muda. Selain itu, strategi komunikasi yang digunakan lebih bersifat partisipatif dan berbasis isu-isu lokal seperti pendidikan, lapangan kerja, dan keterlibatan anak muda dalam pemerintahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas strategi komunikasi politik caleg muda sangat ditentukan oleh kemampuan membangun personal branding yang otentik, pemanfaatan media digital secara kreatif, serta kedekatan dengan komunitas lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi kampanye politik yang lebih relevan dengan generasi muda di era digital.
Copyrights © 2025