Latar Belakang: Salah satu gangguan mood pada ibu setelah pasca melahirkan berupa postpartum blues. Postpartum blues dipengaruhi oleh dukungan sosial keluarga salah satunya adalah dukungan suami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami dengan deteksi dini post partum blues pada ibu pasca melahirkan di bidan praktik mandiri yunitasari Desa Pangradin Kabupaten Bogor. Metode: Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Cross-Sectional yang melibatkan 40 ibu pasca melahirkan dengan menggunakan teknik Total Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan modifikasi kuesioner Maternity Blues Suryani (MBS). Uji statistic menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 22 (55%) Ibu pasca melahirkan mendapatkan dukungan suami. Dan sebanyak 21 (52,5%) ibu pasca melahirkan tidak terdeteksi postpartum blues. Dari hasil uji statistik Chi-Square didapatkan adanya hubungan antara dukungan suami dengan deteksi dini postpartum blues pada ibu pasca melahirkan dengan nilai ρ≤0,05 (ρ = 0,002) Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai Odd Ratio (OR) sebesar 11,900. Kesimpulan: Adanya hubungan antara dukungan suami dengan deteksi dini postpartum blues pada ibu pasca melahirkan. Ibu yang tidak mendapatkan dukungan suami memiliki resiko terdeteksi postpartum blues.
Copyrights © 2024