Perkembangan bahasa pada anak usia dini merupakan aspek penting yang perlu distimulasi sejak dini melalui metode yang menyenangkan dan sesuai karakteristik masing-masing individu anak. Salah satu metode yang dianggap efektif adalah kegiatan menyanyi karena mampu menggabungkan aspek auditori, verbal dan gerakan secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kegiatan menyanyi diterapkan dalam pembelajaran PAUD dan dampaknya terhadap kemampuan berbahasa anak usia dini. Penelitian dilakukan di LKP Rumah Maen dengan pendekatan deksriptif kualitatif, menggunakan Teknik observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur. Observasi dimulai sejak bulan April 2025 dan melibatkan anak-anak dalam pembelajaran tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak menunjukkan antusiasme dalam kegiatan menyanyi, mudah mengingat kosakata baru, serta mampu menirukan struktur kalimat melalui lirik lagu. Namun, terdapat variasi respon anak yang dipengaruhi oleh faktor minat pribadi dan stimulasi verbal di rumah. Guru menilai kegiatan menyanyi efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa, khususnya jika diiringi musik dan dilakukan secara rutin. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat pendekatan pembelajaran berbasis musik sebagai strategi pengembangan bahasa anak usia dini yang kontekstual dan menyenangkan.
Copyrights © 2024