memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan pada mata pelajaran IPAS di siswa kelas V SD Negeri 46 Lubuklinggau. Penelitian ini didasari pada rendahnya partisipasi siswa dan kurangnya media yang sesuai dengan gaya belajar mereka, yang berdampak pada pemahaman materi. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil validasi menunjukkan media sangat valid, dengan skor Aiken’s V penilaian dari validator Bahasa sebesar 0,86 (sangat valid), validator media sebesar 0,83 (sangat valid) dan validator materi sebesar 0,88 (sangat valid). Kepraktisan media mencapai 94% (sangat praktis), yang menunjukkan bahwa media inimudah digunakan dan dipahami. Dengan demikian, media pembelajaran Engklek layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif, menyenangkan dan mampu meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa.
Copyrights © 2025