Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan pada saat observasi yaitu mengenai kemampuan mengenal konsep bilangan di kelompok A RA AlIkhlas yang belum berkembang secara optimal. Beberapa anak masih belum mampu mengenal lambang bilangan, mengurutkan bilangan, serta belum sinkronnya dalam penyebutan bilangan dengan lambang bilangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan mengenal konsep bilangan antara menggunakan media balok cuisenaire dengan media stick angka di kelompok A RA Al-Ikhlas Kecamatan Panyileukan Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen, jenis penelitian menggunakan non equivalent control group design dengan pola pretest, treatment, dan posttest. Sampel yang digunakan sebanyak 27 anak yang kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 14 anak, dan kelompok kontrol sebanyak 13 anak. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil t hitung = 3,181 > t tabel = 2,080 pada taraf signifikansi 5% dengan db (25) artinya hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan mengenal konsep bilangan antara menggunakan media balok cuisenaire dengan media stick angka di kelompok A RA Al-Ikhlas Kecamatan Panyileukan Kota Bandung
Copyrights © 2025