Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan 11 famili calon induk yang terbaik berdasar sintasan PL10. Tiga sumber Daya Genetik/SDG (Aa,Bb,Cc) yang masing-masing 120 pasang dikawinkan resiprokal. Sebagai kontrol dikawinkan SDG Kk yang terdiri 15 pasang. Perkawinan dilakukan di 8 bak @10 m2. Pemijahan dilakukan di 40 bak @220 liter. Pakan induk berupa cacing laut dan tiram. Pemeliharaan larva dilakukan pada 50 bak @600 liter dengan kepadatan 100 ekor/liter. Pakan larva berupa fitoplankton, pakan buatan dan nauplius artemia. Pemijahan selama 3 hari menghasilkan induk matang gonad 72 ekor (7,6%/hari), induk kawin 34 ekor (47,2%), induk mijah 32 ekor (94,1%), rerata fekunditas 157.063±36.565 butir/induk, produksi naupli 106.414±41.399 ekor/induk dengan daya tetas 69,4±21,7%. Dari 32 pemijahan yang mampu menetas 29 famili, nauplius yang layak ditebar terdiri 27 famili dan menghasilkan 22 famili PL10 dengan rerata sintasan 60,2±20,3%. Dari 22 famili diambil 11 famili keturunan induk hasil seleksi dengan sintasan terbaik dan 1 famili kontrol yaitu Ca1;Cc1;Ca3;Aa2;Bc2;Cb2;Bb3;Cc4;Ab2;Ab3;Cc2 dan Kk2 dengan sintasan masing-masing famili 89%;86%;79%;77%;76%;75%;71%;70%;70%;68% dan 63%.
Copyrights © 2025