Pendidikan Islam pada abad ke-21 menghadapi tantangan serius, termasuk sekularisasi pengetahuan, dominasi paradigma Barat, dan krisis identitas di kalangan pemuda Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep epistemologi Islam, mengidentifikasi tantangan kontemporer dalam pendidikan Islam, dan merumuskan strategi untuk memperkuatnya. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui tinjauan pustaka, penelitian ini menemukan bahwa epistemologi Islam berasal dari wahyu, akal, intuisi, dan pengalaman empiris, membentuk sistem pengetahuan terintegrasi yang menjembatani dimensi spiritual dan rasional. Tantangan utama dalam pendidikan Islam meliputi lemahnya integrasi nilai-nilai spiritual, terbatasnya penggunaan teknologi berbasis Islam, dan kompetensi guru yang tidak memadai. Strategi penguatan dapat mencakup integrasi kurikulum, pengembangan teknologi pendidikan Islam, pelatihan guru, dan kolaborasi global. Penelitian ini merekomendasikan reformasi berkelanjutan kebijakan pendidikan Islam berdasarkan epistemologi Islam.
Copyrights © 2025