Beragam upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpkir kritis siswa, salah satu upayanya melalui Model Integratif Learning. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan menerapkan model pembelajaran Integratif Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dengan materi bangun ruang yang berfokus pada bangun ruang kubus dengan melibatkan siswa kelas VII SMP IT Prima Mandiri Medan yang berjumlah 21 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa (1) tes yang digunakan untuk melihat ketercapaian siswa dengan peningkatan dan pemahaman siswa; dan (2) lembar observasi untuk melihat berpikir kritis siswa dalam mengamati keberhasilan dan hambatan-hambatan yang dialami siswa dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian dari 21 siswa pada tes siklus I, ada 11 siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar siswa yaitu 52,38% pada tes siklus I ini yang menjadi tujuan penelitian ini belum tercapai dan observasi nilai rata-rata presentase berpikir kritis siswa 67,28 dengan kategori cukup, maka dilanjutkan pada siklus II. Hasil tes siklus II menunjukan peningkatan yaitu 15 siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar 71,42% dengan kategori baik. Dan observasi nilai rata-rata presentase 75,55 dengan kategori baik.
Copyrights © 2024