Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya banjir di Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, sebagai langkah awal mitigasi bencana berbasis data spasial dan partisipasi aktif masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei geospasial, pengukuran penampang sungai di 16 titik, serta wawancara dengan warga pada 16 Februari 2025. Hasil pengukuran menunjukkan variasi signifikan pada lebar, ketinggian sisi, dan elevasi sungai dari hulu ke hilir. Area rawan banjir terutama terdapat di tikungan sungai dengan sisi rendah, ditandai erosi bantaran dan sedimentasi dasar saluran. Pemetaan berbasis data spasial berhasil menggambarkan zona rawan banjir secara detail, mendukung rekomendasi mitigasi seperti penguatan tebing sungai, normalisasi saluran air, dan peningkatan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini juga memberdayakan masyarakat dalam mengenali risiko banjir sehingga mereka lebih siap menghadapi potensi bencana. Pemerintah kelurahan memanfaatkan data hasil kegiatan sebagai bahan penyusunan kebijakan mitigasi bencana banjir yang lebih tepat sasaran. Dengan pendekatan partisipatif dan data berbasis spasial, upaya mitigasi dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan, mengurangi risiko dampak negatif banjir di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi contoh praktik mitigasi bencana yang integratif melibatkan ilmu geospasial dan peran aktif komunitas lokal.
Copyrights © 2025