Jurnal Farmasi Higea
Vol 17, No 2 (2025)

UJI FITOKIMIA DAN GUGUS FUNGSI EKSTRAK ETANOL DAUN Spondias pinnata (L.f.) Kurz

Sari, Desak Made Vina Puspita (Unknown)
Permasutha, Made Bayu (Unknown)
Wiguna, Nyoman Intan Permatahati (Unknown)
Kurniawathi, Ni Luh Ranthi (Unknown)
Krisnadevi, I Gusti Agung Ayu Ari (Unknown)
Maheswari, Ni Putu Devi (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Oct 2025

Abstract

Masyarakat Indonesia sampai saat ini masih sering menggunakan obat herbal karena manfaatnya dan harganya yang murah. Bali adalah daerah yang memanfaatkan tanaman sebagi obat-obatan, salah satunya adalah loloh daun cemcem. Loloh daun cemcem diyakini dapat menambah nafsu makan, mengurangi gejala batuk kering, memperlancar buang air kecil, mengontrol tekanan darah, meredakan panas dalam, mengembalikan cairan tubuh, dan obat pencahar. Penelitian ini bertujuan sebagai deteksi awal fitokimia dan validasi gugus fungsi yang dimiliki oleh ekstrak etanol daun cemcem. Proses ekstraksi pada penelitian ini menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol pronalisis. Uji fitokimia menganalisis alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, dan saponin. Analisis gugus fungsi dilakukan dengan metode Attenuated Total Reflectance-Fourier Transform Infrared (ATR-FTIR). Berdasarkan, pengujian fitokimia didapatkan bahwa senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, dan saponin terkandung dalam ekstrak etanol daun cemcem. Metode ATR-FTIR menunjukkan senyawa fenolik, flavonoid, tanin, dan glikosida karena teridentifikasinya gugus –OH, C–H, C=O, C=C, dan C–O.

Copyrights © 2025