Penelitian ini membandingkan lirik lagu tradisional Mauliate Ma Inang (Batak Toba) dan Inang Pangguruan (Batak Simalungun) dengan pendekatan sastra bandingan melalui perspektif struktural dan sosiokultural. Keduanya merepresentasikan penghormatan mendalam terhadap sosok ibu serta hubungan anak dan orang tua dalam budaya Batak. Data diperoleh melalui studi pustaka dan dianalisis berdasarkan aspek linguistik, makna simbolik, struktur naratif, serta konteks sosial budaya. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun berasal dari sub-etnik berbeda, kedua lagu memiliki kesamaan tematik berupa rasa syukur dan penghormatan kepada ibu. Perbedaannya terletak pada dialek bahasa, gaya metrik, dan ekspresi emosional. Lagu Batak Toba cenderung lebih ekspresif, sedangkan lagu Simalungun bersifat reflektif terhadap peran ibu sebagai pendidik. Kedua lagu mencerminkan nilai-nilai Batak seperti hagabeon (keturunan), hamoraon (kekayaan), dan hasangapon (kehormatan). Perbedaan historis dan geografis memengaruhi gaya artistik masing-masing. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang sastra lisan Batak dan menekankan pentingnya pelestarian budaya melalui dokumentasi akademik, serta menunjukkan keberagaman ekspresi budaya dalam satu rumpun etnik yang sama.
Copyrights © 2025