Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI di produksi, disekresi, dan pengeluaran ASI sampai pada proses bayi menghisap dan menelan ASI. Menyusui merupakan suatu proses alamiah namun sering ibu-ibu tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap kelancaran produksi ASI. Desain penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan one pretest-posttest group, without control group. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas III Denpasar Selatan dengan sampel sebanyak 31 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pijat endorphin dan variabel terikatnya adalah kelancaran produksi ASI. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ASI ibu menyusui sebelum diberikan pijat endorphin (42,5%) lancar dan setelah diberikan pijat endorphin sebagian besar ibu (90%) memiliki produksi ASI lancar. Hasil uji Wilcoxon nilai Z sebesar -4,870 dengan p-value (0,000) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pijat endorphin terhadap kelancaran produksi ASI. Pijat endorphin dapat diterapkan pada ibu menyusui untuk kelancaran produksi ASI.
Copyrights © 2024