Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Efektivitas Prenatal Yoga Berbasis Audio Visual Untuk Mencegah Hipertensi Pada Kehamilan Di Kota Denpasar Dewianti, Ni Made; Widiantari, Kadek; Arik Herliawati, Putu; Sri Aryanti, Kadek; Ayu Wulandari, Idah
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v8i1.3960

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular di masa yang akan datang, pertumbuhan janin terhambat bahkan sampai terjadi kematian janin dalam kandungan. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi hipertensi adalah latihan fisik. Salah satu latihan fisik yang aman dilakukan oleh ibu hamil adalah prenatal yoga. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas prenatal yoga berbasis audio visual untuk mencegah hipertensi pada kehamilan di Kota Denpasar. Desain penelitian yang digunakan adalah “Quasi Experiment” dengan desain penelitian menggunakan “pre test and post test with Control Group Design”. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang ibu hamil trimester II dengan teknik  Purposive Sampling. Analisis data meliputi analisis univariat yang dilakukan untuk mendeskripsikan karakteristik dan variabel yang akan dianalisa dengan memasukan semua variabel yang diteliti. Penyajian hasil analisis univariat untuk variabel berskala nominal yaitu dengan tabel distribusi frekuensi yang berisifrekuensi dan proporsi. Analisis bivariat dengan analisa menggunakan paired t-test dan uji independent t-test. Kelompok intervensi presentase tertinggi untuk karakteristik responden yaitu umur 20-35 tahun (63,3%), pendidikan tinggi (70%), bekerja (73,3%) dan suku mayoritas dalam hal ini adalah suku Bali (70%). Pada kelompok kontrol presentase tertinggi untuk karakteristik responden yaitu umur 20-35 tahun (70%), pendidikan tinggi (63,3%), bekerja (63,3%) dan suku mayoritas dalam hal ini adalah suku Bali (83,7%). Hasil uji independen t test dengan p value 0,000 sehingga disimpulkan bahwa prenatal yoga efektif untuk mencegah hipertensi pada kehamilan. Lebih lanjut petugas kesehatan khususnya bidan dapat memberikan informasi terkait efektivitas prenatal yoga untuk mencegah hipertensi dalam kehamilan.
Efektivitas Kombinasi Prenatal Yoga Berbasis Audiovisual Dan Balsem Lavender Untuk Mengatasi Low Back Pain Pada Ibu Hamil Trimester III Dewianti, Ni Made; Fitria, Fitria; Widiantari, Kadek; Febriyanti, Ni Made Ari; Sugiartini, Ni Ketut Ayu
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 20 No 1 (2025): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v20i1.1429

Abstract

The most common complaint experienced during the third trimester of pregnancy is low back pain (LBP). Low back pain during pregnancy is described as pain in the lumbar region, above the sacrum, and this pain can radiate to the legs. The pain is often dull in nature and worsened by flexion of the lumbar spine toward the anterior. Efforts that can be made to minimize LBP complaints in pregnant women in the third trimester include relaxation techniques and breathing exercises, hydrotherapy, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), massage, behavioral techniques, hypnotherapy, therapeutic touch, yoga, and the application of balm. The aim of this study was to analyze the effectiveness of a combination of audiovisual-based prenatal yoga and lavender balm in reducing LBP in pregnant women in the third trimester. The study design was analytical with a two-group design including a control group, with a sample size of 60 participants. The sampling technique used was purposive sampling. Data analysis was performed using paired t-tests and independent t-tests. The results showed that the mean LBP value before intervention in the treatment group was 6.25 and the mean LBP value in the control group was 6.01 with a p-value of 0.345. The mean LBP value after intervention in the treatment group was 3.45 and the mean LBP value in the control group was 7.65 with a p-value of 0.00. Based on bivariate data analysis, the p-value was 0.000. The combination of prenatal yoga based on audio-visual materials and lavender balm was effective in reducing LBP in pregnant women in the third trimester. Recommendations include the regular practice of prenatal yoga for pregnant women and the use of balm to reduce LBP complaints in pregnant women. Keywords: Prenatal yoga; lavender balm; lower back pain; pregnant women  
Hubungan Motivasi Dengan Kinerja Kader Dalam Kegiatan Posyandu Balita Widiantari, Kadek; Zulfiana, Yesvi; Fatmawati, Nurul; dewi, Sinta
Journal of Fundus Vol. 2 No. 2 (2022): Journal of Fundus
Publisher : STIKES Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/fundus.v3i1.255

Abstract

Masih tingginya masalah kesehatan yang terjadi didalam sebuah komunitas masyarakat tidak terlepas dari peranan yang dilakukan kader disebuah posyandu. Bayak faktor yang mempengaruhi kinerja kader posyandu dan yang diteliti pada penelitian ini adalah motivasi.Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dengan kinerja kader. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian studi deskriftif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor motivasi, sarana dan prasarana, persepsi pembinaan dan strata Posyandu, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah kinerja kader. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader yang ada di wilayah kerja Puskesmas Bergas Kabupaten Semarang yaitu sebanyak 443 orang kader dengan jumlah sampel 82 kader. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar motivasi kader tinggi (62,2%), ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kinerja kader posyandu (p-value : 0,000).
HUBUNGAN PENGETAHUAN SUAMI PEROKOK DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI WILAYAH PUSKESMAS I DENPASAR BARAT Pande Putu, Novi Ekajayanti; Widiantari, Kadek; Wahyuningsih; Kumala Dewi, Ratih
Jurnal Midwifery Update (MU) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Midwifery Update (MU)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jmu.v7i1.193

Abstract

Kebiasaan merokok para suami ternyata membawa akibat buruk pada istrinya atau ibu yang sedang mengandung serta bayi yang akan dilahirkanya. Dampak asap rokok terhadap perokok pasif dapat lebih berat dari pada perokok aktif yang dapat mengakibatkan komplikasi kehamilan yang paling sering terjadi adalah berat lahir yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Pengetahuan Suami Perokok Dengan Berat Badan Lebih Rendah (BBLR). Berdasarkan studi pendahuluan pada kasus BBLR di wilayah Puskesmas I Denpasar Barat, pada tahun 2024 meningkat sebanyak 45% dari tahun 2023 yaitu 55 kasus. Desain penelitian ini desain penelitian non eksperimental dengan rancangan case control. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas 1 Denpasar Barat. Sampel akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kasus dan kelompok kontrol. Pengambilan data dilakukan oleh peneliti pada bulan Oktober 2025. Hasil penelitian pada kelompok kasus sebagian besar berat badan bayi lahir dalam kategori rendah. Hasil analisis dengan uji korelasi Rank Spearmans didapat nilai Correlation Coefficient sebesar 0,744 dan p = 0,004 menunjukkan ada hubungan pengetahuan suami perokok dengan BBLR di wilayah Puskesmas I Denpasar Barat.
Upaya Pencegahan Gangguan Perkembangan Melalui Deteksi Dini Perkembangan Balita dan Konseling Orangtua di Tempat Penitipan Anak Rare, Gianyar, Bali Triana, Komang Yogi; Widiantari, Kadek; Yuntari, Gusti Ayu Krisma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.310

Abstract

Masa balita merupakan periode emas perkembangan yang sangat berharga dalam membentuk diri anak di masa depan. Masalah perkembangan dapat muncul pada periode emas jika orangtua tidak menyadari kemampuan anak yang dimiliki saat ini sehingga dapat berdampak pada belum kuatnya stimulasi dan terlambatnya perkembangan anak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mendeteksi dini adanya gangguan perkembangan pada anak di TPA Rare, Gianyar sehingga orangtua dapat memahami kondisi anak dan melakukan stimulasi lebih lanjut di rumah. Kegiatan ini dilakukan selama 2 minggu yang terbagi dalam 4 tahap yaitu, tahap persiapan, tahap skrining perkembangan, tahap validasi dan konseling, dan tahap evaluasi yang melibatkan 15 anak dan 20 orangtua serta didampingi pengasuh TPA. Hasil dari kegiatan ini adalah sebanyak 9 anak tergolong “sesuai”, 5 anak menunjukkan hasil “Meragukan” dan 1 anak menunjukkan adanya “Penyimpangan” sehingga disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis anak. Orangtua merasa terbantu dan berkomitmen untuk meningkatkan stimulasi pada anak di rumah. Disarankan agar kegiatan deteksi dini dapat diteruskan dan disebarluaskan untuk dilakukan karena dapat membuat orangtua serta anak menyadari kemampuan yang seharusnya dapat dicapai oleh anak.
Pengaruh Penerapan Pijat Endorphin terhadap Kelancaran Produksi ASI pada Ibu Postpartum Witari, Ni Nyoman Deni; Dewianti, Ni Made; Widiantari, Kadek
Gorontalo Journal of Public Health VOLUME 7 NOMOR 1, APRIL 2024
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32662/gjph.v7i1.3243

Abstract

Laktasi adalah keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI di produksi, disekresi, dan pengeluaran ASI sampai pada proses bayi menghisap dan menelan ASI. Menyusui merupakan suatu proses alamiah namun sering ibu-ibu tidak berhasil menyusui atau menghentikan menyusui lebih dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat endorphin terhadap kelancaran produksi ASI. Desain penelitian ini adalah quasi-experimental design dengan one pretest-posttest group, without control group. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas III Denpasar Selatan dengan sampel sebanyak 31 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pijat endorphin dan variabel terikatnya adalah kelancaran produksi ASI. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ASI ibu menyusui sebelum diberikan pijat endorphin (42,5%) lancar dan setelah diberikan pijat endorphin sebagian besar ibu (90%) memiliki produksi ASI lancar.  Hasil uji Wilcoxon nilai Z sebesar -4,870 dengan p-value (0,000) yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari pijat endorphin terhadap kelancaran produksi ASI. Pijat endorphin  dapat diterapkan pada ibu menyusui untuk kelancaran produksi ASI.
PENGARUH PIJAT ENDORPHIN DENGAN KECEMASAN MASA PANDEMI COVID-19 PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS III DENPASAR SELATAN TAHUN 2022 Ayu Sugiartini, Ni Ketut; Febriyanti, Ni Made Ari; Widiantari, Kadek
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.543 KB) | DOI: 10.58794/jubida.v1i2.133

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan yang terjadi pada ibu post partum terjadi karena adanya perubahan peran ibu. Keadaan psikologi akan berpengaruh pada keadaan fisik oleh karena adanya pelepasan dari adrenalin yang menyebabkan vasokontriksi dari pembuluh darah alveoli sehungga oksitosin sedikit harapannya untuk dapat mencapai target organ mioepitelium. Berdasarkan data prevalensi tingkat kecemasan ibu post partum primipara di Portugal (18,2%), Banglades (29%), Hongkong (54%), dan Pakistan sebesar (70%) (Agustin, 2018). Ibu primipara yang mengalami kecemasan tingkat berat mencapai 83,4% dan kecemasan sedang sebesar 16,6%, sedangkan pada ibu multipara didapatkan kecemasan tingkat berat 7%, kecemasan  sedang 71,5%, dan cemas ringan 21,5% . Masase merupakan salah satu cara untuk reileksasi pada ibu. Endorphin massage merupakan pijatan merangang tubuh untuk melepaskan senyawa endorphin yang dapat menormalkan denyut jantung dan tekanan darah, mengurangi sakit, mengendalikan perasaan nyaman serta meningkatkan rileks dalam tubuh. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi eskperimen without control group. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pijat endorphin dengan kecemasan masa pandemic covid -19 pada ibu post partum. Hasil: hasil uji analisis menggunakan Paired Samples Test rata-rata atau median dari sebelum diberikan pijat endorphin dan setelah diberikan pijat endorphin adalah 4,9 dengan standar deviasi 0,41, 95% CI 4,06-5,73 dan dengan nilai p value 0,000. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata skor sebelum dan setelah diberikan pijat endorphin terhadap tingkat kecemasan masa pandemic covid-19 pada ibu post partum. Rekomendasi: peran serta petugas kesehatan dengan meningkatkan pengetahuan dan memberikan pijat endorphin sebagai salah satu cara untuk mengatasi kecemasan.
The Effect of Employer Branding and Corporate Reputation on Intention to Apply via Work Expectation Widiantari, Kadek; Irma Yunita, Putu
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 9 No 1 (2025): JENIUS (Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v9i1.54702

Abstract

Human Resources (HR) play a strategic role in determining a company’s success, especially in facing global competition that demands high levels of creativity and innovation. Generation Z, as a productive age group characterized as digital natives, now dominates the labor market, including in the Province of Bali. However, companies still face challenges in attracting the interest of this generation to apply for jobs. This study aims to analyze the effect of employer branding and corporate reputation on intention to apply with work expectation as a mediating variable among Generation Z in Bali Province. This research employs a quantitative approach using the Structural Equation Modelling–Partial Least Squares (SEM–PLS) method through the SmartPLS version 4.0 application. The research sample consists of 130 respondents selected using a purposive sampling technique, with criteria of individuals born between 1997–2012 who are currently seeking employment. The results indicate that employer branding (β = 0.192; p < 0.05) and corporate reputation (β = 0.284; p < 0.01) have a positive and significant effect on intention to apply, with an R² value of 0.56. In addition, employer branding (β = 0.498; p < 0.001) and corporate reputation (β = 0.384; p < 0.001) significantly influence work expectation, which in turn also affects intention to apply (β = 0.427; p < 0.001). These findings indicate that work expectation acts as a partial mediator in the relationship between employer branding and corporate reputation toward intention to apply. The implications of this study emphasize the importance of strengthening the company’s image and building a positive reputation to attract and retain Generation Z talents in Bali through the management of work expectations that align with the needs of this generation.
Pemberdayaan Care Giver dalam Mencegah Stunting Melalui Edukasi Pemenuhan Nutrisi Pada Bayi dan Balita di Rare Daycare dan Stimulation Center, Gianyar Widiantari, Kadek; Triana, Komang Yogi; Yuntari, Gusti Ayu Krisma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.750

Abstract

Stunting adalah kondisi pertumbuhan fisik anak yang ditandai dengan tinggi badan untuk umur (height-for-age) lebih dari dua standar deviasi di bawah median standar pertumbuhan merupakan indikator kegagalan perkembangan anak jangka panjang akibat kekurangan gizi kronis, penyakit berulang, dan rangsangan psiko-sosial yang tidak memadai. Dampak stunting mencakup penurunan kemampuan kognitif, prestasi pendidikan yang rendah, produktivitas ekonomi yang berkurang pada masa dewasa, serta peningkatan risiko penyakit kronis di kemudian hari. Sasaran dalam kegiatan ini adalah caregiver yang berjumlah 15 orang untuk pemberian edukasi terkait manfaat asi, dan pemenuhan gizi seimbang. Tahap evaluasi dilakukan dengan post-test.  Hasil terjadi peningkatan pengetahuan setelah diberikan  edukasi tentang manfaat ASI dan pemenuhan gizi seimbang di Rare Daycare & Stimulation Center. Kegiatan pemberdayaan care giver melalui edukasi pemenuhan nutrisi di Rare Daycare & Stimulation Center, Gianyar, terbukti menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting pada bayi dan balita.