Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terjadi dalam interaksi antara pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Pasar Karuwisi Makassar, sebagai ruang sosial yang dinamis, menjadi tempat berlangsungnya berbagai bentuk komunikasi yang memengaruhi proses jual beli. Tindak tutur ilokusi berhubungan dengan maksud atau tujuan yang terkandung dalam sebuah perintah, permintaan, atau tawaran. Di sisi lain, tindak tutur lokusi merujuk pada ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara eksplisit. Adapun tindak tutur perlokusi menitikberatkan pada efek yang ditimbulkan oleh ucapan tersebut terhadap respons pendengar. Pola komunikasi antara pedagang dan pembeli ini dipengaruhi oleh aspek sosial, budaya, dan ekonomi yang khas di lingkungan pasar tradisional. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa memahami ketiga komponen tindak tutur ini sangat penting untuk menjelaskan bagaimana percakapan di Pasar Karuwisi Makassar berperan tidak hanya sebagai sarana transaksi, tetapi juga sebagai medium untuk membangun hubungan sosial dan budaya antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini memberikan perspektif mendalam tentang kompleksitas komunikasi di pasar tradisional, yang melibatkan tidak hanya aspek ekonomi, tetapi juga dimensi sosial yang lebih luas.
Copyrights © 2025