Masa remaja merupakan masa yang sangat rentan. Pada tahap remaja, kepribadian dan karakter individu mulai terbentuk. Ada beberapa tahapan pada masa remaja, salah satunya adalah remaja akhir. Pada tahap remaja akhir tentunya terdapat banyak perubahan yang akan muncul sebagai bentuk dari pengembangan diri, salah satunya yaitu mulai mengenal lawan jenis, jatuh cinta, dan mulai berkembangnya alat reproduksi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, diharapkan mampu menjawab permasalahan mengenai kasus kenakalan remaja (seks bebas). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu:(1) gambaran perikau seks bebas yang dilakukan oleh DL seperti berpegangan tangan, ciuman, hingga melakukan hubungan intim atau hubungan badan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seks bebas pada subjek yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Selain itu, individu yang melakukan hubungan seks pranikah cenderung mengalami kerentanan dan mengganggu fungsi sosial. Upaya yang dapat dilakukan terhadap subjek yang mengalami perilaku seks bebas adalah memberikan konseling individu dengan menggunakan pendekatan cognitive behavioral therapi (CBT) untuk mengurangi perilaku seks bebas pada subjek.
Copyrights © 2025