JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang
Vol 12, No 3 (2025): JeLAST Edisi Agustus 2025

ANALISIS PENILAIAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DI JALAN SUNGAI RAYA DALAM KECAMATAN SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA

Aulia, Muhammad Noviar (Unknown)
Mayuni, Siti (Unknown)
Kadarini, S. Nurlaily (Unknown)



Article Info

Publish Date
23 Aug 2025

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat utama yang berfungsi untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lainnya guna menunjang kelancaran mobilitas dalam aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang baik sangat berpengaruh terhadap peningkatan kegiatan dan mobilitas ekonomi masyarakat. Namun, seiring waktu, jalan mengalami penurunan kualitas diakibatkan berbagai faktor mulai dari faktor manusia hingga faktor alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan tingkat kerusakan yang ada pada ruas Jalan Sungai Raya Dalam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya. Dilakukan survei visual terhadap permukaan jalan tersebut sepanjang 2.621 m yang terbagi menjadi 26 segmen dengan panjang setiap sekmen adalah 100 m. Dari data survey yang didapat kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) untuk mendapatkan kondisi permukaan jalan. Dan akan didapatkan solusi alternative perbaikannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi jalan dapat diklasifikasikan dalam lima kategori yaitu: Sempurna (Excellent) sebesar 58,03% (15 segmen), Sangat Baik (Very Good) sebesar 22,89% (6 segmen), Baik (Good) sebesar 11,45% (3 segmen), Sedang (Fair) sebesar 3,82% (1 segmen), dan Buruk (Poor) sebesar 3,82% (1 segmen). Berdasarkan hasil tersebut, penanganan kerusakan jalan diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu pemeliharaan rutin pada 15 segmen dan tambalan serta lapis tambahan (overlay) pada 11 segmen.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JMHMS

Publisher

Subject

Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

Pesatnya perkembangan di dunia pendidikan mengakibatkan peningkatan kebutuhan terhadap bangunan tinggi sebagai sarana dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Bersumber pada Standar Nasional Indonesia (SNI 1726-2019) mengenai Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung ...