Kota Pontianak sebagai ibukota provinsi memiliki kewajiban dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang memadai dan tersebar merata, salah satunya Puskesmas. Beberapa Puskesmas di Kota Pontianak ditemukan dengan jarak yang dekat, yaitu kurang lebih 700 Meter. Hal ini menunjukkan pelayanan kesehatan yang tidak merata. Berdasarkan permasalahan tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan pola sebaran Puskesmas di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan teknik analisis yang digunakan untuk kebutuhan Puskesmas adalah Standar Nasional Indonesia (SNI) 03-1733-2004 tentang tata cara perencanaan lingkungan perumahan di perkotaan dan teknik nearest neighbour analysis. Hasil penelitian ini adalah Kota Pontianak dan seluruh kecamatannya telah memenuhi kebutuhan Puskesmas. Kemudian dengan teknik nearest neighbour analysis, Kota Pontianak memiliki pola sebaran Puskesmas yang mengelompok dengan indeks T = 0,68, namun mendekati terhadap pola acak dengan indeks T 0,70. Hasil tersebut menunjukkan bahwa meskipun jumlahnya mencukupi, penyebarannya belum optimal untuk menjamin pemerataan akses ke seluruh wilayah.
Copyrights © 2025