Peningkatan jumlah penduduk yang signifikan di setiap tahunnya berdampak terhadap kebutuhan fasilitas umum, termasuk Tempat Pemakaman Umum (TPU). Kenaikan angka kematian yang sejalan dengan pertumbuhan penduduk menyebabkan kebutuhan akan fasilitas ini terus meningkat. Akan tetapi, ketersediaan lahan yang sesuai dan kepemilikan lahan yang non-formal menjadi kendala, yang dapat memicu persoalan aksesibilitas, ketidaksesuaian dengan fungsi tata ruang, dan ketimpangan distribusi lokasi pemakaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lokasi untuk pemakaman umum baru Kota Pontianak berdasarkan aspek fisik, penggunaan lahan, aspek ekologi, aksesibilitas, aspek sosial-ekonomi menggunakan metode skoring dan buffer. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lahan kota Pontianak tergolong sangat sesuai jika ditinjau melalui indikator topografi, jarak ke jaringan sungai, dan jenis tanah. Sementara itu berdasarkan kondisi kebencanaan dan zona nilai tanah, lahan berada dalam klasifikasi cukup sesuai. Namun jika ditinjau dari kondisi lahan eksisting, jarak ke jaringan jalan dan jarak ke permukiman, sebagian besar lahan tergolong sangat tidak sesuai.
Copyrights © 2025