Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, memiliki banyak persimpangan tanpa lampu lalu lintas, salah satunya simpang Jl. KH. Abdurahman Wahid "“ Jl. Rasau Jaya yang memiliki volume lalu lintas tinggi akibat lokasi yang dikelilingi kawasan komersial, pendidikan, kesehatan, dan pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik, kinerja eksisting, serta proyeksi 5 dan 10 tahun ke depan, dan memberikan alternatif penanganan. Analisis menggunakan metode MKJI 1997, PKJI 2023, dan simulasi software VISSIM. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan CCTV selama tiga hari. Hasil menunjukkan puncak lalu lintas terjadi pada Senin, 3 Juni 2024 pukul 06.00"“07.00 WIB. Kinerja eksisting menurut MKJI 1997 menunjukkan DJ = 1,13 (LOS D), PKJI 2023 menunjukkan DJ = 0,5 (LOS B), dan VISSIM menunjukkan tundaan 98,42 detik (LOS F). Proyeksi PKJI 2023 menunjukkan tidak perlu penanganan hingga 10 tahun karena DJ < 0,85. Alternatif terbaik dari hasil MKJI 1997 adalah pelebaran jalan dan penambahan lajur, yang mampu menurunkan DJ dan tundaan secara signifikan. Perbedaan hasil antar metode disebabkan perbedaan rumus dan satuan ekuivalen kendaraan.
Copyrights © 2025