Pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak diimbangi infrastruktur memadai menjadi pemicu meningkatnya kecelakaan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keselamatan lalu lintas berdasarkan kinerja jalan, kondisi geometrik, dan prasarana, dengan studi kasus Jalan Nasional Sungai Pinyuh"“Batas Kota Pontianak. Analisis dilakukan secara kuantitatif menggunakan data kecelakaan 2019"“2023, survei lapangan, dan metode Z-Score untuk menentukan black spot. Hasil menunjukkan tren kecelakaan fluktuatif dengan puncak 2020, didominasi tabrakan depan-samping (31,48%) dan depan-depan (29,63%), terutama melibatkan sepeda motor. Z-Score mengidentifikasi lima segmen rawan kecelakaan (STA 35+000"“36+000, 38+000"“39+000, 39+000"“40+000, 43+000"“44+000, dan 44+000"“45+000). Kecepatan melebihi ambang batas, lebar jalur tidak seragam, tikungan tanpa rambu, serta kondisi prasarana yang rusak memperburuk risiko. Rekomendasi perbaikan meliputi marka, rambu, speedtrap, dan pemeliharaan fasilitas jalan. Hasil penelitian diharapkan menjadi acuan peningkatan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Mempawah.
Copyrights © 2025