Tenaga medis memiliki peran vital dalam sistem pelayanan kesehatan dan kerap menghadapi beban kerja tinggi, jam kerja panjang, serta tekanan emosional yang berdampak pada keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja pada tenaga medis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri dari 104 tenaga medis di Sumatera Barat yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala work-life balance dari Fisher dkk. (2009) dan skala kepuasan kerja dari Spector (1997) yang telah dimodifikasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara work-life balance terhadap kepuasan kerja dengan nilai koefisien korelasi r = 0,674 dan R² = 0,454 (p < 0,01). Artinya, semakin baik work-life balance yang dimiliki tenaga medis, maka semakin tinggi tingkat kepuasan kerja yang dirasakan. Hasil ini menegaskan pentingnya dukungan institusi dalam menciptakan keseimbangan kerja-pribadi guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pelayanan tenaga medis.
Copyrights © 2025