Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Informatika pada materi presentasi untuk mengoptimalkan keterampilan kolaborasi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Malang. PjBL memberikan pengalaman belajar aktif melalui proyek nyata, sementara CRT mengakomodasi keberagaman budaya siswa agar tercipta lingkungan belajar yang inklusif dan relevan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan subjek 32 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, rubrik penilaian kolaborasi, dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa penerapan PjBL berbasis CRT meningkatkan partisipasi aktif, tanggung jawab tim, serta kemampuan komunikasi antaranggota kelompok. Pengintegrasian nilai budaya lokal dalam proyek juga meningkatkan motivasi dan rasa dihargai siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi PjBL dan CRT efektif dalam membentuk pembelajaran yang kolaboratif, bermakna, dan transformatif. Guru Informatika disarankan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang responsif terhadap keberagaman siswa.
Copyrights © 2025