Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara gaya pengasuhan orang tua yang bersifat otoriter dengan tingkat kedisiplinan siswa kelas VII di SMP IP Yakin Jakarta Barat. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan seluruh siswa kelas VII sebagai populasi penelitian, dengan sampel berjumlah 54 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert yang telah melewati uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment melalui perangkat lunak SPSS versi 27.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter yang diterapkan oleh orang tua sebagian besar berada pada kategori sedang (66,67%), demikian pula tingkat kedisiplinan siswa yang juga tergolong sedang (61,11%). Nilai koefisien korelasi (r) sebesar –0,094 dengan taraf signifikansi 0,501 (p > 0,05) mengindikasikan adanya hubungan negatif yang sangat lemah dan tidak signifikan antara pola asuh otoriter orang tua dengan kedisiplinan siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pola asuh otoriter tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap pembentukan disiplin siswa, sehingga faktor-faktor lain seperti iklim sekolah, peran pendidik, serta pengaruh teman sebaya diduga memiliki kontribusi yang lebih dominan dalam membentuk perilaku disiplin peserta didik.
Copyrights © 2025