Minat membaca masyarakat di daerah pedesaan masih menjadi tantangan signifikan dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa. Di Dusun Karang Petak, Desa Aikmel Utara, budaya membaca masih tergolong rendah akibat beberapa faktor, seperti terbatasnya akses terhadap bahan bacaan, kurangnya fasilitas literasi, serta rendahnya kesadaran akan pentingnya membaca. Selain itu, dominasi teknologi digital yang lebih fokus pada hiburan turut mengikis kebiasaan membaca, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya minat membaca serta mengembangkan strategi edukasi literasi guna meningkatkan budaya membaca di masyarakat. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan budaya membaca secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025