Thalassemia merupakan penyakit keturunan yang menyebabkan ketergantungan transfusi darah rutin seumur hidup. Efektivitas transfusi darah Packed Red Cell (PRC) segar dan simpan menjadi kritis untuk memastikan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas transfusi PRC segar (≤6 jam penyimpanan) dengan PRC simpan (>6 hari) dalam meningkatkan kadar hemoglobin (Hb) pada pasien thalassemia. Studi analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung pada Januari–Maret 2025. Sampel terdiri dari 36 pasien thalassemia beta mayor yang memenuhi kriteria inklusi, dibagi menjadi dua kelompok: 18 pasien menerima PRC segar dan 18 pasien PRC simpan. Data kadar Hb pra dan pasca transfusi dianalisis menggunakan uji paired T-test dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rerata kenaikan Hb pada kelompok PRC segar sebesar 2,15 g/dL (rentang: 1,2–3 g/dL), sedangkan pada PRC simpan sebesar 1,35 g/dL (rentang: 0,7–2,4 g/dL). Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Studi ini menyimpulkan bahwa PRC segar secara signifikan lebih efektif meningkatkan kadar hemoglobin dibandingkan PRC simpan pada pasien thalassemia. Temuan ini merekomendasikan penggunaan PRC segar untuk kasus yang memerlukan peningkatan Hb cepat, dengan pertimbangan kualitas darah selama penyimpanan.
Copyrights © 2025