Studi ini mengkaji peran film sebagai alat pembelajaran visual dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang melibatkan wawancara, observasi kelas, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan guru dan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa film secara signifikan meningkatkan keterlibatan, motivasi, kemampuan mendengarkan dan berbicara, serta penguasaan kosakata siswa. Film juga berfungsi sebagai media yang efektif untuk meningkatkan pemahaman budaya dengan memaparkan siswa pada konteks bahasa autentik dan pola komunikasi di dunia nyata. Mengintegrasikan film ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) tidak hanya mendukung perkembangan linguistik tetapi juga mendorong pembelajaran emosional dan sosial melalui narasi yang relevan. Studi ini menyimpulkan bahwa pembelajaran berbasis film berkontribusi pada suasana kelas yang lebih dinamis dan interaktif, sejalan dengan tujuan pendidikan abad ke-21 yang menekankan kreativitas, kolaborasi, dan kompetensi antarbudaya. Penelitian ini merekomendasikan agar para pendidik mengintegrasikan film secara strategis ke dalam kurikulum EFL untuk mengoptimalkan hasil pembelajaran linguistik dan budaya.
Copyrights © 2025