Harga jagung di Jorong Bukit Harapan kerap mengalami ketidakstabilan, yang berdampak pada menurunnya kondisi ekonomi para petani jagung. Oleh karena itu, kestabilan harga sangat dibutuhkan guna mendukung kesejahteraan masyarakat setempat. Melalui penelitian ini, diharapkan petani jagung di Jorong Bukit Harapan mendapat perhatian dari pemerintah agar harga jagung lebih terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan dampak perubahan harga jual jagung terhadap kesejahteraan ekonomi petani di Jorong Bukit Harapan, Nagari Sungai Aua, Kabupaten Pasaman Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Hasil temuan menunjukkan bahwa pendapatan petani mengalami penurunan, sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga dan mengalami penurunan kualitas hidup. Banyak petani terpaksa berutang untuk menutupi kebutuhan mendesak dan modal usaha, namun kondisi ini sering merugikan karena mereka harus menjual hasil panen dengan harga murah kepada pihak pemberi pinjaman. Selain itu, petani juga kesulitan membiayai kebutuhan operasional seperti pembelian benih, pupuk, dan pestisida, yang berdampak pada terganggunya proses produksi serta tidak terpenuhinya biaya pendidikan anak-anak mereka.
Copyrights © 2025