Briket merupakan salah satu bahan bakar alternatif padat dari bahan organik. Bahan baku pembuatan briket yang memiliki nilai kalor tinggi dapat diperoleh dari limbah peternakan dan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi briket dari serbuk gergaji dan batubara Aceh dengan penambahan oksidator KMnO₄ 0,1 N. Proses penelitian meliputi persiapan bahan baku, karbonisasi serbuk kayu pada suhu 400 °C, pembuatan perekat dengan penambahan oksidator KMnO₄ 0,1 N, serta pembuatan briket dengan variasi komposisi serbuk gergaji : batubara (0:100, 25:75, 50:50, 75:25, 100:0) dan variasi konsentrasi oksidator KMnO₄ (4%, 5%, 6%). Karakterisasi briket dilakukan berdasarkan laju pembakaran, kadar air, kadar abu, kadar volatil, kadar karbon tetap, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada komposisi 100 g serbuk gergaji : 0 g batubara dengan penambahan oksidator KMnO₄ 6%, yaitu menghasilkan nilai kalor 6784,691 kal/gr, kadar air 6,9435%, kadar abu 1,2209%, kadar volatile matter 0,2973%, kadar karbon tetap 91,5383%, serta laju pembakaran 0,1929 gr/menit. Hasil tersebut telah memenuhi standar mutu arang briket sesuai SNI No. 01-6235-2000.
Copyrights © 2025